Perkembangan Jurnalistik

     

      Industri dan Aktivitas Jurnalisme di Masa Depan


Masa depan dapat diprediksi dari apa yang terjadi di masa ini, begitu pula dengan masa depan jurnalisme. Saat ini, industri dan aktivitas jurnalisme berkembang pesat, mulai dari media cetak, elektronik, hingga media online. Informasi yang disajikan selalu up to date, hal ini dikarenakan semakin canggihnya teknologi yang mempermudah para jurnalis dalam mendapatkan, mengolah, serta menyebarkan berita.
Industri jurnalisme masa depan akan lebih didominasi dengan industri media elektronik maupun media online. Media cetak memang masih memegang peranan penting, karena media inilah media paling tua dalam penyebaran informasi. Namun, karena material utama media cetak adalah kertas yang semakin sulit untuk didapatkan akibat penebangan liar, maka pemakaian kertas akan berkurang, begitu juga percetakan koran. Saat ini banyak industri media cetak yang gulung tikar akibat oplah mereka tidak dapat menutupi biaya produksi. Masa depan pun sepertinya kejadian seperti itu akan terulang kembali, hanya sedikit industri media cetak yang bertahan, banyak orang yang beralih ke e-paper.
Sebaliknya, industri media online akan berkembang pesat karena media ini sangat mudah diakses melalui gadget seperti laptop dan smartphone. Selain itu, dari segi pendapatan, media online akan jauh mengalami peningkatan dibandingkan media cetak karena pemasang iklan (advertising) lebih memilih untuk beriklan di media online. Pasalnya, iklan yang dimuat di media online menawarkan fitur yang menarik karena lebih interaktif dengan pengaksesnya dibandingkan pada media cetak.
Aktivitas jurnalisme juga akan semakin mudah dengan adanya teknologi yang berkembang pesat. Dengan adanya teknologi ini, hadirlah tren citizen journalism, dimana masyarakat dapat menyampaikan dan menyebarkan informasi melalui perantara sosial media.
Citizen journalism membawa perubahan besar, dimana masyarakat yang dulu tidak memiliki suara, sekarang suara mereka dapat didengar. Kita juga mendapatkan beberapa hal dari citizen journalism ini, keaslian informasi dari saksi mata, kontinuitas perhatian sebuah cerita, dan verifikasi melalui sumber orang banyak. Hal ini juga didukung oleh kecendrungan masyarakat yang sudah jenuh dengan professional journalism yang kurang mendengar suara mereka.
Dengan hadirnya tren tersebut juga pekerjaan penting yang biasa dilakukan wartawan, seperti mengumpulkan, menganalisis, dan menyebarkan informasi, telah mulai bermigrasi ke web dan ke tempat lain.
Di sisi lain, citizen journalism bisa menjadi bumerang ketika kita hanya mengandalkan sumber-sumber informasi aktual tanpa memperahtikan nilai-nilai berita yang lain. Tidak semua warga negara memiliki keahlian seorang jurnalis profesional, yang selama bertahun-tahun belajar tentang subyek dan sumber-sumber yang dapat dipercaya. Dalam citizen journalism, kita mungkin kehilangan konteks verifikasi, transparansi, perasaan mandiri, dan gaung besar media mainstream. Namun. Menurut Hume, mungkin untuk mengganti beberapa fungsi jurnalisme tradisional dengan sumber daya media baru, yang dapat membangun arsip online yang besar, mengumpulkan dari terus mengembangkan sumber, memvisualisasikan data dalam menangkap cara, dan terlibat penggunanya.
Hal ini tidak semua buruk, karena kita mendapatkan jurnalisme partisipatif, di mana pengguna dapat saling menanggapi dan bertukar informasi. Pengguna yang tergugah oleh berita memiliki kesempatan untuk bereaksi melalui jaringan sosial, video, blog. Hal ini dapat menciptakan ‘rasa baru' dalam pertukaran arus informasi.
Citizen journalism memang akan menjadi tren yang akan terus berkembang, namun professional journalism tetap saja diperlukan di dunia jurnalisme.Proffesional journalism diperlukan untuk menjaga keaktualitasan serta verifikasi data yang berimbang.Citizen journalism memang mengandalkan sisi keaktualitasan, tetapi informasi bukan hanya tentang aktual, masih banyak nilai berita lainnya yang harus ada agar berita tersebut informatif sekaligus menarik, dan inilah yang dilakukan oleh professional journalism.
Jika citizen journalism ini terus berkembang, khususnya melalui media online, maka kehadiran media konvensional seperti media cetak akan ‘tersingkirkan’ secara perlahan. Maka, akan lebih ideal jika  professional journalism dan citizen journalism dapat berjalan seiringan agar dapat saling mengontrol dan melengkapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar